"Sudah dilakukan tes kejiwaan oleh ahli psikologi, namun keterangannya berubah-ubah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (31/10/2010).
Boy menyatakan, petugas belum bisa memintai keterangan Ahmad karena kondisinya masih belum stabil. Menurut Boy, belum satu pun keluarga Ahmad yang menemuinya.
"Kondisinya sudah 70 persen sembuh, tapi masih dirawat di RS Kramat Jati," katanya.
Bom di Pasar Sumber Arta dibawa oleh Ahmad bin Abu Ali (38) menggunakan sepeda, Kamis 30 September. Ahmad terluka di bagian wajah, dada, leher dan punggung.
Pada sepeda yang dituntun oleh warga Pasar Minggu ini, terdapat sebuah tombol on dan off yang tersambung dengan kabel hingga ke jok belakang.
Tombol tersebut diduga sebagai pemantik untuk meledakan bahan peledak tersebut.
Bom rakitan ini tidak melukai siapa pun kecuali Ahmad sendiri. Saat ini Ahmad dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Bom meledak sekitar 1 meter dari tempat AKP Herry sedang mengatur lalu lintas yang sedang padat.
Banyak pengamat terorisme meyakini Ahmad hanya bermain sendiri, tidak masuk kelompok tertentu.
(nal/nrl)











































