Ini ditunjukkan melalui keseriusan pemerintah kota Depok di bawah kendali Nurmahmudi Isma'il, untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan seluruh lapisan warga, diantaranya melalui pelayanan kesehatan oleh satu-satunya rumah sakit milik pemerintah Depok, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok.
RSUD Depok yang mulai beroperasi sejak 17 April 2008, saat ini sudah menjadi rumah sakit tipe C, yaitu rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis terbatas dan dapat menampung pelayanan rujukan dari puskesmas. Walaupun baru 2 tahun melayani masyarakat, rumah sakit ini tercatat sebagai salah satu rumah sakit pemerintah yang berkualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Mendapatkan Sertifikasi kelulusan ISO 9001 pada 17 Juni 2009
2. Menerima Sertifikat kelulusan penuh Akreditasi 5 pelayanan RS (administrasi dan manajemen, pelayanan medik, pelayanan gawat darurat, pelayanan keperawatan dan rekam medik) pada 31 Desember 2009 yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan
3. Hasil laboratorium outlet limbah RSUD Kota Depok memenuhi syarat kualitas lingkungan dibawah nilai baku mutu,
4. Hasil laboratorium uji swabb (alat kesehatan, alat makan, penjamah makanan, ruangan) telah lulus uji bebas kuman,
5. Mendapatkan penilaian kelayakan Citra Pelayanan Prima tingkat nasional pada tanggal 13 April yang lalu.Β Untuk penghargaan ini RSUD Kota Depok mendapatkan peringkat pertama dari 8 unit pelayanan yang ada di Kabupaten/Kota se Jawa Barat dengan nilai 94.69. Evaluasi unit pelayanan publik ini dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam rangka meningkatkan pelayanan publik.
Untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, RSUD Depok memiliki motto 'memberikan pelayanan yang CERIA (Cepat, Efektif, Ramah, Inovatif, Aman) dan akan melayani pasien dengan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Sabar).
Dengan kapasitas 67 Tempat Tidut (TT) di Unit Rawat Inap, 12 Klinik di Unit Rawat Jalan, UGD, 1 Unit Kamar Bersalin serta 1 Unit Kamar Operasi, RSUD Kota Depok sampai saat ini sudah melayani lebih dari 21.000 pasien tidak mampu yang menggunakan SKTM, Jamkesmas dan Jamkesda tidak hanya dari wilayah kota Depok saja tetapi juga dari wilayah Bogor dan sekitarnya.
Saat menerima sertifikat ISO 900, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma'il berharap warga semua bisa mendapatkan pelayanan maksimal. "Jangan sampai ada warga yang didzolimi oleh pelayanan kesehatan kita," imbuhnya.
Sekarang, janji walikota sudah terbukti nyata dijalankan oleh seluruh jajaran pemberi layanan kesehatan di RSUD Depok dan memberikan tingkat kepuasan yang cukup tinggi di masyarakat (Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap RSUD Depok saat ini bernilai Baik-dari hasil survey sampai dengan Agustus 2010).
Tentu harapannya adalah prestasi yang sudah diraih oleh RSUD Depok ini dapat terus dipertahankan dan dapat lebih prima lagi pelayanan kesehatannya di masa yang akan datang untuk seluruh lapisan warganya, seiring juga dengan visi RSUD Depok untuk dapat mengejar target menjadi rumah sakit tipe B.
(ndr/ndr)











































