40 Km dari Jalur Gaza

40 Km dari Jalur Gaza

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2010 17:05 WIB
40 Km dari Jalur Gaza
Arish - Kota Arish terletak 40 km sebelum Refah dan Jalur Gaza. Kota ini merupakan Ibu Kota Provinsi Sinai Utara dan merupakan kota terakhir sebelum Refah.

Bagi masyarakat Mesir, Arish merupakan kota peristirahatan. Pantainya landai dan berpasir lembut. Kotanya juga tidak seramai Kairo.

Namun karena status UU Darurat Militer belum dicabut plus penjagaan ketat sepanjang jalur perbatasan, membuat masyarakat Mesir lebih memilih berwisata ke Alexandria atau Matruh yang lebih nyaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak banyak turis di sini," ujar Naseer, seorang pedagang di pusat kota Arish kepada detikcom, Rabu (6/9/2010).

Polisi memang tampak berjaga di seluruh Kota ini. Hampir di setiap hotel tampak polisi. Mereka menanyakan tujuan para turis setiap akan ke luar hotel. Terlebih turis internasional.

"Hendak ke mana? Apa tujuannya?" ujar para polisi itu.

Jika hendak ke toko atau berkeliling kota, biasanya para polisi itu mengizinkan. Tapi jika agak jauh, biasanya mereka menelpon atasannya untuk meminta izin.

"Jika mau ke Refah atau perkebunan zaitun, tidak kami izinkan," ujar polisi yang menjaga Hotel Sun Sinai, tempat rombongan Komite Nasional Solidaritas Untuk Palestina (KNRP).

Wajar saja, Refah adalah pintu masuk ke jalur Gaza. Sedangkan perkebunan zaitun yang tersebar menjelang Refah dicurigai merupakan tempat lorong-lorong tikus yang menjadi tempat para penyelundup memasukan barang ke Jalur Gaza.

Di Kota ini memotret pun tidak bisa sembarangan. Jika ketahuan memotret polisi atau petugas keamanan, maka polisi segera meminta foto-foto tersebut untuk dihapus.

Karena belum mendapatkan izin, maka rombongan KNRP yang dipimpin DR Muqoddam
masih tertahan di Arish. Menunggu izin untuk mendekati Refah.
(rdf/vit)


Berita Terkait