Timur: Kasus Pembunuhan Bos Garmen Sudah Dilakukan Transparan

Timur: Kasus Pembunuhan Bos Garmen Sudah Dilakukan Transparan

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2010 15:53 WIB
Timur: Kasus Pembunuhan Bos Garmen Sudah Dilakukan Transparan
Jakarta - Komjen Pol Timur Pradopo maju menjadi calon tunggal Kapolri. Sejumlah harapan pun muncul, termasuk dari keluarga korban pembunuhan bos perusahaan garmen Metro Garmin, Eka Gunawan. Mereka berharap Timur bisa menuntaskan kasus pembunuhan Eka pada Mei 2010 di Bandung.

Salah satu alasannya, kasus yang mencuat saat Timur menjadi Kapolda Jabar itu melibatkan orang kuat. Namun Timur mengaku kasus itu sudah dilanjutkan dan ditangani sesuai prosedur.

"Saya kira semua penyidikan transparan, pada saat saya tinggalkan Polda Jabar dilanjutkan Pak Tarman (Irjen Pol Sutarman)," kata Timur di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (7/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia saat itu polisi sudah melakukan upaya penyidikan sesuai prosedur. Dia mengaku polisi tentu serius dalam melakukan pengusutan.

"Saya kira itu semua sudah bagian dari proses yang harus dilakukan," kata Timur.

Eka, bos perusahaan garmen Metro Garmin, ditemukan tewas di rumahnya di Sukasari, Bandung, pada 19 Mei 2010. Dia meninggal dengan luka jeratan di leher. Polisi yang melakukan pengusutan dinilai pihak keluarga tidak maksimal.

Bahkan pengacara keluarga, Yunadi, menyebut Timur yang saat itu menjadi Kapolda meminta keluarga tidak bercerita kepada media dengan janji akan segera diusut. Namun hingga kini kasus tidak juga terungkap.

Pengacara tidak menampik kalau misteri di balik pembunuhan itu melibatkan pihak-pihak tertentu yang dia sinyalir merupakan orang kuat.

(ndr/nrl)


Berita Terkait