Menurut pejabat-pejabat Hamas seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (7/10/2010), gempuran itu terjadi pada Kamis, 7 Oktober dini hari waktu setempat.
Serangan udara itu terjadi menyusul serangan roket yang dilepaskan dari Gaza sehari sebelumnya. Serangan roket itu juga tidak menimbulkan korban jiwa.
Israel kerap membalas serangan roket yang dilancarkan militan-militan Gaza dengan serangan udara. Serangan udara itu seringnya menargetkan terowongan-terowongan, yang menurut Israel digunakan untuk menyelundupkan senjata dan fasilitas pelatihan bagi militan.
Menurut statemen militer Israel, lebih dari 160 roket dan mortir telah ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel selama tahun 2010 ini.
(ita/nrl)











































