SBY Minta Kunjungan Pejabat ke Luar Negeri Dipersingkat

SBY Minta Kunjungan Pejabat ke Luar Negeri Dipersingkat

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2010 15:39 WIB
SBY Minta Kunjungan Pejabat ke Luar Negeri Dipersingkat
Jakarta - Para pejabat,  baik itu presiden, wakil presiden, menteri, hingga jajaran DPR/MPR sering berkunjung ke luar negeri. Untuk penghematan anggaran negera, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar kunjungan-kunjungan itu dipersingkat.

"Saya sering dengan ke luar negeri 7 hari untuk apa? 2 - 4 hari total cukup," kata SBY saat memberikan pidato sambutan rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (7/10/2010).

Selain mempersingkat waktu kunjungan, SBY juga meminta agar para pejabat lebih pilih-pilih dalam mengikuti kegiatan di luar negeri. Kegiatan itu, kata SBY, harus memiliki urgensi dan agenda konkret.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sering mencoret karena tidak ada urgensinya. Saya juga beri catatan ke Mensesneg, kalau hanya seminar, konvensi kan bisa diwakilkan," kata SBY sambil melirik Mensesneg di sampingnya.

SBY mengatakan, dirinya tidak bisa menolak agenda dari pimpinan lembaga lain selain jajarannya seperti DPR, MPR, DPD dan yang lainnya. Namun SBY berharap, semua pejabat negara mau memakai kriteria-kriteria yang dibuatnya terkait perjalanan dinas.

"Saya sudah beri catatan penting, dipastikan (agenda) harus sungguh penting, agenda harus konkret, mengapa harus hadir, mengapa harus datang, dengan waktu yang relatif singkat, dan sesuai dengan bidang tugasnya. Kalau tidak ada kaitannya ya untuk apa," kata SBY.

SBY menyambut positif kritik dan usulan masyarakat soal penghematan anggaran negara. SBY pun mengajak semua pihak untuk sungguh-sungguh melakukan efisiensi anggaran kita termasuk perjalanan dinas.

"Pendek kata, mari kita lihat utuh sejauh mana kita telah berhemat," kata SBY.

(ken/nrl)


Berita Terkait