Hal itu disampaikan Wakil Kepala Sekolah Sekolah Indonesia Nederland (SIN) Gunaryadi MA kepada detikcom, Selasa (5/10/2010).
Delegasi sekolah Prancis, The French School of The Hague (Lycée Francais Vincent van Gogh, La Haye) telah berkunjung ke SIN di Wassenaar untuk pertemuan kemitraan pada 29/9/2010 lalu. Mereka terdiri dari unsur manajemen, guru dan siswa, dipimpin oleh Mme Valérie Balbinot-Viale, M. Yannick Alfred dan Mme Duc.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arbayah, bagi SIN Wassenaar kunjungan ini memiliki 4 maksud, yaitu memberikan motivasi plus pengalaman dalam rangka menuju SIIN, program kemitraan dengan sekolah internasional, promosi bahasa dan budaya Indonesia.
"Serta menyiapkan SIN Wassenaar sebagai hub jalinan kemitraan rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) di Indonesia dengan sekolah internasional maupun lokal di Belanda dan UE," terang Arbayah.
Pada kesempatan sama, Yannick Alfred mewakili French School menilai kunjungan atas inisiatif SIN tersebut sebagai kehormatan. Komunikasi antara kedua sekolah menurut Alfred sudah berjalan baik dalam beberapa tahun.
"Namun pertemuan kali ini sangat penting mendapat tindak-lanjut, sehingga kedua sekolah bisa mengambil manfaat saling menguntungkan dalam kerjasama pendidikan, bahasa, budaya dan persahabatan internasional," demikian Alfred.
Dari negosiasi kedua pihak terkait program kemitraan dicapai kesepakatan antara lain: pertukaran siswa, kerjasama bidang kepramukaan, kunjungan guru bidang studi sains, kompetisi futsal, dan pertemuan kemitraan ditetapkan sebagai acara tahunan dengan tuan rumah dipergilirkan.
Pertemuan dilanjutkan dengan pementasan kolaborasi gamelan bersama siswa kedua pihak, makan siang menu Indonesia, diteruskan dengan pentas Tari Pendet oleh siswa SIN Wassenaar, poco-poco, bertandingan sepakbola persahabatan, foto bersama dengan pakaian daerah se-Indonesia oleh siswa Sekolah Prancis.
(es/es)











































