Perjanjian Linggarjati berlangsung pada 10-13 November 1946 di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Salah satu hasil perundingan yaitu Belanda dan Indonesia sepakat membentuk negara RIS (Republik Indonesia Serikat. Namun hasil perjanjian ini kemudian menimbulkan pro-kontra di kedua pihak, hingga kemudian memicu Agresi Militer Belanda I pada 21 Juli 1947.
"Pertama kali aku melihat museum ini aku cukup bangga dan cuma bisa bilang 'wow', akhirnya bisa berada di sini juga. Karena tempat ini merupakan penentu pengakuan internasional terhadap keberadaan Indonesia," ujar Tuteh, panggilan akrab Indriastuty, ketika dihubungi detikcom, Rabu (6/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencapai tempat ini mereka tidak mengalami kesulitan transportasi. "Mudah sekali untuk sampai ke sini. Ada kendaraan umum, walau pun gak sampai di depan Musem Linggarjati. Jadi kalau mau ke sini harus dilanjutkan dengan ojek," tutur Aci.
Mereka juga sempat menyicipi tahu gejrot, makanan khas daerah Cirebon ketika berada di taman belakang museum. "Ini pertama kalinya saya makan tahu gejrot. Rasanya enak manis-manis pedes gitu. Tapi lebih enak lagi kalau tahunya masih panas. Yang bikin enak adalah bumbunya, karena rasa manis itu dari gula merah," ujar Tuteh.
"Kalau di sana (Ende, kota asal Tuteh-red) tidak ada. Saya juga belajar ngulek, ternyata gampang juga ya," lanjutnya lagi sembari tertawa.
(tbs/tbs)











































