Jadi Kapolda 4 Bulan, Timur Klaim Kondisi Jakarta Kondusif

Jadi Kapolda 4 Bulan, Timur Klaim Kondisi Jakarta Kondusif

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2010 09:34 WIB
Jadi Kapolda 4 Bulan, Timur Klaim Kondisi Jakarta Kondusif
Jakarta - Timur Pradopo hanya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya selama 4 bulan. Selama masa jabatannya itu, Timur mengklaim kondisi Jakarta kondusif dan terkendali.

"4 Bulan saya bertugas menindaklanjuti kebijakan pimpinan Polri, situasi keamanan cukup kondusif dan terkendali," ujar Timur.

Timur mengatakan itu dalam sambutan acara pisah sambut Kapolda Metro di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (7/10/10).

Menurut Timur, Jakarta yang kondusif dan terkendali itu juga akibat dukungan dari lapisan masyarakat. Pria yang dicalonkan menjadi Kapolri oleh SBY itu mengatakan, apa yang dilakukannya untuk Jakarta merupakan tindak lanjut kebijakan pimpinan Polri.

Kini, Timur pun menyerahkan jabatan Kapolda Metro Jaya pada Irjen Pol Sutarman. Timur menduduki posisi baru sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Selama menjabat sebagai Kapolda, kasus yang terjadi di Jakarta yakni kasus penyerangan aktivis ICW Tama S Langkun di kawasan Pejaten, kasus penyerangan kantor Majalah Tempo, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, kasus HKBP Bekasi, dan bentrokan dua kelompok massa di Jl Ampera baru-baru ini.

Seperti diketahui, SBY membuat kejutan dengan mencalonkan Timur sebagai calon tunggal Kapolri. Timur dipilih setelah beberapa jam sebelumnya Kapolri menaikkan jabatan dia sebagai Kabaharkam Polri sehingga pangkat Timur naik menjadi bintang tiga.

Timur Pradopo lahir di Jombang, Jatim, 10 Januari 1956. Dia merupakan lulusan Akpol 1978. Dia pernah menjadi Kapolres Jakarta Barat pada 1997-1999 saat peristiwa Trisakti dan Semanggi meletus, Kapolres Jakarta Pusat (1999-2000), dan Kapolwiltabes Bandung (2001) serta menjadi Kapolda Banten, Kapolda Jabar dan terakhir Kapolda Metro Jaya.

Timur diprediksi tidak akan menemui hambatan saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Hal ini terlihat dari pernyataan sejumlah pimpinan anggota Dewan tentang sosok Timur yang dianggap paling ideal untuk menyatukan Polri.

Pada hari ini, DPR akan menggelar rapat Bamus untuk menetapkan jadwal uji kepatutan dan kelayakan Timur Pradopo sebagai calon Kapolri. Bila resmi jadi Kapolri, Timur akan menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso yang memasuki masa pensiun pada 10 Oktober.
(nik/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini