Anggota DPR Sebaiknya Tenggang Rasa dengan Pimpinan

Timur Bertemu Pimpinan DPR

Anggota DPR Sebaiknya Tenggang Rasa dengan Pimpinan

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2010 08:26 WIB
Anggota DPR Sebaiknya Tenggang Rasa dengan Pimpinan
Jakarta - Pertemuan calon Kapolri Komjen Timur Pradapo dengan pimpinan DPR dianggap tak lazim oleh beberapa anggota Komisi III DPR. Menanggapi kritikan itu, pimpinan DPR minta anggota bertenggang rasa atas apa yang dilakukan pimpinan.

"Ada baiknya kita yang ada di DPR saling bertenggang rasa," ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, kepada detikcom, Rabu (6/10/2010).

Priyo mengatakan, tidak ada yang aneh dengan pertemuan itu. Pertemuan itu murni sebagai perkenalan pimpinan pada calon orang nomor satu di tubuh Kepolisian itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya rasa reaksi itu agak berlebihan," kata Priyo.

Priyo menambahkan sebagai pimpinan DPR, tidak ada larangan bagi mereka untuk bertemu siapa pun.

"Tidak ada rasanya larangan kepada pimpinan untuk bertemu siapa pun, seperti dengan Presiden, Ketua KPK, Menteri, Perdana Menteri Asing, Kepala Lembaga Tinggi. Apalagi ini (Timur) posisinya di bawah itu," jelasnya.

Priyo berharap tanggapan miring itu sebaiknya disudahi. Sebab baginya dan 4 pimpinan DPR lainnya itu murni hanya pertemuan biasa saja.

"Yang salah itu kalau kita sampai ambil alih keputusan dan saya rasa kita juga tidak akan melakukan itu," tegas Politisi Partai Golkar ini.

Sebelumnya anggota Komisi III Gayus Lumbuun mempersoalkan sikap pimpinan DPR yang mengundang calon Kapolri Komjen Pol Timur Pradopo di Gedung DPR sebagai hal yang tidak wajar. Pimpinan DPR menurutnya perlu memberikan penjelasan tentang kepentingan pertemuan itu, apalagi itu dilakukan bukan di rapat parpipurna.

"Menurut keterangan calon Kapolri, diundang ini tidak lazim. Untuk semua calon tidak semestinya dilakukan seperti itu. Harus melalui rapat paripurna. Pimpinan tidak punya hak khusus. Ini patut dipertanyakan. Saya akan mempertanyakan ini dengan hak konstitusional saya," kata Gayus dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/10/2010).

Undangan yang dinilai tak etis dilakukan pimpinan DPR kepada calon Kapolri Komjen Pol Timur Pradopo, juga sampaikan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo. Menurut Bambang, pimpinan DPR mencuri start dengan mengundang Timur.

"Fit and proper test belum dilaksanakan, pimpinan DPR sudah curi start. Ini tidak benar. Pemanggilan calon Kapolri oleh pimpinan DPR sebelum uji kelayakan sangat tidak etis dan dapat menimbulkan kecurigaan masyarakat, protes anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, kepada detikcom, Kamis (7/10/2010).
(lia/nwk)


Berita Terkait