"Tadi ketika saya melintasi daerah pintu air Kelapa Gading saya melihat debit airnya tidak normal. Ini pasti akaibat hujan yang turun dari sore tadi sampai sekarang," kata seorang saksi mata, Ningsih, kepada detikcom, Rabu (6/10/2010).
Ningsih mengatakan, biasanya jika hujan tak kunjung berhenti, pintu air Kelapa Gading akan dibuka dan dialirkan menuju pintu air Sunter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain debit air yang meningkat di pintu air tersebut, Ningsih juga mengatakan ruas jalan dari arah Cempaka Mas menuju RS Islam terlihat air yang menggenang setinggi 50 cm. Akibatnya lalulintas pun tersendat.
"Karena genangan itu, mobil dan motor jadi merayap jalannya. Tapi itu pun saya lewat sekitar pukul 19.00 WIB," jelas Ningsih
Sejak Senin lalu, pemadangan Jakarta di sore hari selalu diwarnai genangan air akibat hujan yang cukup deras dengan intensitas waktu cukup lama. Akibat hujan yang selalu turun di saat jam kantor bubar ini, menyebabkan beberapa ruas jalan di ibukota ini macet total.
Tak hanya itu hujan yang disertai angin kencang ini juga menyebabkan pohon tumbang dan menimpa kendaraan yang berada di bawahnya.
(lia/nwk)










































