Dukung Timur, PKS Akan Telisik Kehidupan Pribadi Timur

Dukung Timur, PKS Akan Telisik Kehidupan Pribadi Timur

- detikNews
Rabu, 06 Okt 2010 09:23 WIB
Dukung Timur, PKS Akan Telisik Kehidupan Pribadi Timur
Jakarta - Ke mana arah PKS dalam pencalonan Kapolri kali ini, akhirnya terjawab sudah. Partai yang pernah 'membandel' dalam proses Pansus Bank Century akhirnya satu suara dengan Setgab Partai Koalisi untuk untuk mendukung Komjen Timur Pradopo sebagai Kapolri baru.

"Pada prinsipnya Fraksi PKS mendukung Pak Timur menjadi calon Kapolri. Untuk jadi Kapolri tentu harus kita uji kepatutan dan kelayakan sehingga persetujuan tersebut dapat dipertanggungawabkan kepada publik," kata anggota Komisi III DPR (bidang hukum), Nasir Djamil, kepada detikcom, Rabu (5/9/2010).

Namun demikian, kata Nasir, belum ada arahan spesifik dari partainya untuk mendukung calon Kapolri Timur Pradopo. "Fraksi saat ini dan beberapa hari ke depan masih terus mencari dan menerima informasi terkait jejak rekam Timur," kata Nasir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasir menjelaskan, rekam jejak itu bukan saja dari aspek profesionalisme sebagai polisi, tapi juga terkait kehidupan pribadi timur.

"Jangan sampai setelah kita setujui Timur, banyak kehidupan pribadi Timur yang menganggu kredibilitas institusi Polri. Tapi kami yakin Pak Timur orangnya baik," kata Nasir tanpa merinci kehidupan pribadi yang dimaksud.

Sebelumnya, penilaian di luar aspek profesionalisme juga disampaikan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Anggota Komisi III dari FPPP, Ahmad Yani, mengatakan, sebagai partai berbasis keagamaan, pihaknya juga akan mengukur menguji kesalehan calon.

"Soal substansi akan kita uji saat fit and profer tes nanti. PPP sebagai partai keagamaan maka kami akan uji tingkat kesalehannya," kata Ahmad Yani kemarin.

Seperti diketahui, Presiden SBY membuat kejutan dengan mencalonkan Timur sebagai calon tunggal Kapolri. Timur dipilih setelah beberapa jam sebelumnya Kapolri menaikkan jabatan dia sebagai Kabaharkam Polri sehingga pangkat Timur naik menjadi bintang tiga.

Timur Pradopo lahir di Jombang, Jatim, 10 Januari 1956. Dia merupakan lulusan Akpol 1978. Dia pernah menjadi Kapolres Jakarta Barat pada 1997-1999 saat peristiwa Trisakti dan Semanggi meletus, Kapolres Jakarta Pusat (1999-2000), dan Kapolwiltabes Bandung (2001) serta menjadi Kapolda Banten, Kapolda Jabar dan terakhir Kapolda Metro Jaya.

(lrn/nrl)


Berita Terkait