Lebih dari 500 Polisi Bersenjata Amankan Sidang Blowfish

Lebih dari 500 Polisi Bersenjata Amankan Sidang Blowfish

- detikNews
Rabu, 06 Okt 2010 07:39 WIB
Lebih dari 500 Polisi Bersenjata Amankan Sidang Blowfish
Jakarta - Pihak Kepolisian tidak mau insiden bentrokan massa kembali terjadi pada sidang kasus Blowfish yang digelar pagi ini. Pengamanan pun tidak hanya difokuskan di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, namun juga sepanjang di Jl Ampera Raya.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (6/10/2010), jelang sidang Blowfish yang rencananya akan digelar pukul 08.00 WIB ini, lebih dari 500 personel polisi ini sudah bersiaga penuh di area sekitar PN Jaksel.

Para petugas terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pasar Minggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini petugas Kepolisian tidak hanya berjaga di PN Jaksel, namun juga berada di sepanjang Jl Ampera Raya.ย  Tampak personel polisi membawa senjata lengkap, di antaranya membawa senjata laras panjang.

"Kita mengantisipasi supaya insiden tidak terulang. Anggota tidak hanya di pengadilan tetapi sepanjang Jalan Ampera. Kita siap mengamankan," ujarย  Kapolres Jaksel, Kombes Gatot Edi yang mengendalikan seluruh personel kepolisian di lokasi.

Jl Ampera sendiri saat ini terpantau tersendat. Hal ini disebabkan truk yang membawa anggota polisi diparkir di pinggir jalan. Kendaraan operasional penghalau massa juga tampak tak jauh dari PN Jaksel.

Sedangkan untuk mendukung pengamanan, lahan parkir di PN Jaksel disterilkan. Kendaraan roda dua maupun roda empat milik karyawan dan tamu diminta untuk ditempatkan di lahan kosong tak jauh dari pengadilan.

Rabu 29 September lalu, sidang Blowfish yang sedianya dilangsungkan pukul 13.00 WIB, ditunda. Itu karena dua kelompok massa yang menjadi pendukung kubu korban dan kubu terdakwa bentrok.

Dua kelompok massa ini saling melakukan penyerangan. Mereka pun dipersenjatai dengan sejumlah senjata tajam dan senjata api serta batu.

Tiga orang tewas dalam peristiwa bentrokan tersebut. Sementara 8 orang lainnya terluka dan masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit akibat luka tembak dan bacok.

(Ari/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads