Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, M Yusuf, sidang yang pernah memicu bentrok dua kelompok itu akan digelar Rabu (6/10/2010) pukul 08.00 WIB.
"Sidang mengagendakan pemeriksaan saksi," kata Yusuf saat dihubungi detikcom.
Dalam sidang Rabu pekan lalu, Kepolisian Daerah Metro Jaya menyiagakan 500 personel kepolisian di dalam dan di luar PN Jaksel untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan. Untuk pengamanan di dalam ruang sidang, Polda melakukan sterilisasi lebih dulu. Setiap pengunjung PN akan diperiksa barang bawaannya.
Sementara untuk penjagaan di luar PN, petugas ditempatkan mulai radius 200 meter dari PN. Petugas akan memeriksa kendaraan yang melintas di depan PN untuk menghindari adanya kendaraan yang membawa senjata tajam.
Rabu 29 September lalu, sidang Blowfish yang sedianya dilangsungkan pukul 13.00 WIB, ditunda. Itu karena dua kelompok massa yang menjadi pendukung kubu korban dan kubu terdakwa bentrok.
Dua kelompok massa ini saling melakukan penyerangan. Mereka pun dipersenjatai dengan sejumlah senjata tajam dan senjata api serta batu.
Tiga orang tewas dalam peristiwa bentrokan tersebut. Sementara 8 orang lainnya terluka dan masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit akibat luka tembak dan bacok.
Selain sidang Blowfish, PN Jaksel hari ini juga akan diramaikan oleh sidang dengan terdakwa Komjen Pol Susno Duadji dan sidang vonis AKP Sri Sumartini. Sidang keduanya direncanakan digelar serentak pada pukul 10.00 WIB.
(lrn/lrn)











































