Pada Minggu (3/10/2010) malam, Pram melalui akun twitternya @pramonoanungΒ memberi bocoran soal siapa calon pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri.
"Kapolrinya .... Pernah jadi Kapolwil Surabaya...," kata Pram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram tidak menjelaskan secara rinci siapa jenderal yang dimaksud. Namun kuat dugaan jika itu adalah Komjen Pol Ito Sumardi. Ito adalah jenderal bintang tiga yang pernah menjabat sebagi Kapolwiltabes Surabaya pada tahun 2001-2003.
Komjen Ito juga pernah menjadi Kapolda di Sumatera, yakni Kapolda Sumatera Selatan (2006-2008) dan Kapolda Riau (2005-2006). Namun, pada Senin (4/10/2010) siang, arah angin berubah.
Pram tiba-tiba menyampaikan, calon kapolri adalah jenderal yang baru dilantik, yaitu Timur Pradopo. "Surat cintamu belum kuterima... Terpaksa aku tinggalkan dan maaf aku kembali
menemui cinta abadiku... #KAPOLRI," tulis Pram kemudian.
Saat ditanya apa yang menyebabkan perubahan tersebut, Pram enggan bercerita banyak. Namun dia memberikan ilustrasi bahwa ada tekanan yang lebih keras untuk menggolkan Timur sebagai calon kapolri.
"Saya Jam 13.00 WIB dapat kabar, kalau Pak Timur akan dilantik. Lalu jam 15.00 WIB saya dikasih tahu kalau yang akan jadi calon kapolri adalah Pak Timur, makanya saya ubah status saya itu," urainya.
"Karena angin dari kiri dan kanan lebih keras," jawabnya saat ditanya penyebab perubahan nama tersebut.
Pram menambahkan, tahap uji kelayakan dan kepatutan bagi Timur akan selesai sebelum tanggal 10 Oktober 2010. Diharapkan pada akhir Oktober, Polri sudah memiliki pemimpin baru.
(mad/ken)











































