Di Belanda, SBY Tinjau Pengendalian Banjir dan Terima Pesepakbola

Di Belanda, SBY Tinjau Pengendalian Banjir dan Terima Pesepakbola

- detikNews
Selasa, 05 Okt 2010 14:11 WIB
Di Belanda, SBY Tinjau Pengendalian Banjir dan Terima Pesepakbola
Jakarta - Serangkaian kegiatan informal ikut mengisi agenda kunjungan Presiden SBY ke Belanda. Mulai meninjau fasilitas pengendalian air laut dan banjir hingga menerima pesepakbola timnas Belanda yang keturunan Indonesia.

Di hari ke-2 di Belanda, Presiden SBY dijadwalkan berkunjung ke Museum de Cruquius. Ini bukan museum biasa, melainkan fasilitas pusat pengendalian air (Water Management) yang terkemuka di Belanda.

"Belanda berhasil mengendalikan air, sekalipun wilayah negaranya berada di bawah permukaan laut," kata staf khusus presiden bidang hubungan internasional, Teuku Faizasyah, di Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (5/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, Presiden RI menghadiri ”Roundtable Meeting” dengan para CEO perusahaan besar Belanda. Lalu berkunjung ke Universitas Wageningen dan Universitas Leiden untuk menyampaikan pidato di hadapan akademisi terkemuka serta tokoh masyarakat Belanda.

Di Universitas Wageningen pula, Presiden SBY mengadakan dialog dengan mahasiswa asal RI dan para mentornya. Saat ini 75 orang mahasiswa Indonesia menjalani pendidikan program paska sarjana di Universitas tersebut.

"Presiden RI juga direncanakan menerima kunjungan para Pemain Sepak Bola Belanda Keturunan Indonesia) dan Perwakilan Komunitas Indonesia di Belanda," sambung Faiz.

Menurut jadwal pukul 14.00 WIB (5/10) rombongan kenegaraan bertolak menuju Belanda. Kembali tiba di Indonesia pada Sabtu pagi 9 Oktober 2010.

Presiden  akan menandatangani perjanjian kerjasama komprehensif di berbagai bidang dan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Agenda kegiatan formal terdiri dari kunjungan kehormatan kepada Ratu Beatrix. Prosesi upacara Penyambutan Kenegaraan digelar di Istana Noordeinde yang dilanjutkan dengan resepsi kenegaraan dan Jamuan Santap Siang Pribadi dengan Ratu Beatrix dan keluarganya.

Agenda selanjutnya  melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Senat dan Presiden Parlemen. Setelah dari Gedung Parlemen, Presiden RI akan melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Belanda, Dr. Jan Peter Balkenende, yang dilanjutkan Pertemuan Bilateral Indonesia – Belanda.

Presiden SBY akan mencatat sejarah hubungan Indonesia-Belanda dengan melakukan kunjungan kenegaraan ke negeri kincir angin tersebut. Kunjungan kenegaraan ini sangat penting mengingat ada hambatan historis antar kedua negara beda benua ini. Pengakuan kedaulatan Belanda atas Indonesia akan menjadi isu penting kunjungan SBY ke Belanda, yaitu secara tertulis.

(lh/nrl)


Berita Terkait