"Kemarin itu kan Pak Darmono sebagai Plt Jaksa Agung kepengen tahu bagaimana perkembangan kasus ini, makanya waktu itu beliau mengumumkan untuk dievaluasi, berarti beliau mau lebih dulu mengetahui," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir Harahap kepada wartawan di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2010).
"Rencananya dimulai sekitar pukul 14.00 WIB," imbuhnya.
Selain Darmono, para jajaran Jaksa Agung Muda (JAM) juga akan hadir, terutama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) M Amari bersama dengan tim penyidik lainnya. Dikatakan Babul, ekspose dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengembangan penyidikan yang sudah dilakukan oleh tim penyidik dan bagaimana langkah selanjutnya dalam penanganan kasus tersebut.
"Nah rencananya ekspose dilakukan di depan beliau, antara tim penyidik dengan mungkin sebagian dari Direktur di Pidsus di depan Pak Darmono," terangnya.
Bisa dimungkinkan ekspose juga akan membahas kasus lain, bukan hanya kasus Sisminbakum. "Saya tidak tahu fokus eksposnya. Mungkin seluruh perkara," ujarnya.
Babul menjelaskan, kelanjutan terhadap perkara-perkara tersebut belum bisa diketahui karena masih menunggu hasil ekspose. "Nah kita tunggu dulu, jangan langsung diputuskan. Kita tunggu hasil ekspose. Perkembangannya gimana kita tunggu hasil ekspose," ucapnya.
Sebagai Plt Jaksa Agung, Darmono pernah menyatakan dirinya akan memprioritaskan penuntasan kasus-kasus penting dan besar yang ditangani Kejaksaan, seperti kasus Sisminbakum dan kasus Asian Agri. Ekspose kasus Sisminbakum ini merupakan salah satu komitmennya dalam menjalani tugas sebagai pemimpin sementara korps Adhyaksa.
"Inikan waktu kemarin dijawab bahwa kasus itu sebelumnya tidak diikuti oleh beliau (Darmono). Karena sekarang beliau nomor satu di Kejaksaan jadi beliau ingin tahu sejauh mana perkembangan kasus ini, maka perlu dievaluasi dan diekspose di depan beliau," tandas Babul.
(nvc/ndr)











































