Desi Dwistratanti Sumadio dan Nicholas Putra Prima mendapat kesempatan untuk menjelalajahi sekitar Jawa Tengah dan Yogyakarta. Keduanya pun berasal dari daerah yang berbeda, tetapi tidak ada masalah dalam komunikasi.
"So far kita lancar-lancar saja. Gak ada masalah dalam bahasa atau pun logatnya," ujar Desi ketika dihubungi detikcom, Senin (4/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku juga gak ada masalah kok, langsung klik aja pas kenal. Jadi gak canggung untuk ngobrol-ngobrol atau membicarakan tempat yang akan dituju adn meminta tolong untuk mengambil foto," timpal Nico sapaan akrab Nicholas, yang dianggap sedikit pendiam oleh Desi.
Sebelumnya pun mereka sempat bertukar souvenir khas daerah masing-masing sebelum berangkat.
"Kita sempat bertukar souvenir khas masing-masing daerah. Aku bawa makanan khas Medan, seperti bika ambon dan dodol durian," ujar Desi.
"Aku bawa gantungan kunci hand made dari manik-manik, khas Kalimantan timur. Aku bagikan untuk peserta dan sisanya untuk panitia," tutur Nico.
Pengalaman Titis dan Zulfi serta Peserta ACI dapat dilihat di Jurnal Petualang ACI.
Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian,
Garuda Indonesia, dan Optik Seis.
(tbs/tbs)











































