Setelah 30 Tahun, Iran dan Mesir Sepakat Buka Kembali Penerbangan

Setelah 30 Tahun, Iran dan Mesir Sepakat Buka Kembali Penerbangan

- detikNews
Selasa, 05 Okt 2010 10:27 WIB
Kairo - Pemerintah Mesir dan Iran sepakat untuk membuka kembali penerbangan langsung antara kedua ibukota negara tersebut. Ini merupakan yang pertama kali sejak tahun 1979 silam.

Kedua negara itu memutuskan hubungan pada tahun 1980 menyusul revolusi Islam di Iran dan pengakuan Mesir atas Israel.

Sameh Hefni, kepala otoritas aviasi sipil Mesir dan Hamid Ghavabesh, wakil kepala perusahaan aviasi nasional Iran, telah menandatangani perjanjian untuk melakukan 28 penerbangan per minggu antara Kairo dan Teheran. Namun belum ditentukan kapan penerbangan yang telah terhenti selama 30 tahun itu akan kembali dilanjutkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hosam Zaki mengatakan, perjanjian itu memperkuat hubungan ekonomi yang telah ada antara kedua negara. Namun Zaki mengabaikan peluang membaiknya hubungan politik kedua negara. Diingatkannya, hubungan politik merupakan masalah berbeda.

"Ini perkembangan dalam hubungan antara Mesir dan Iran," tutur Zaki kepada Reuters, Selasa (5/10/2010). "Kedua negara punya kepentingan ekonomi yang tidak pernah terhenti bagaimanapun situasi politik," imbuhnya.

"Namun perkembangan politik membutuhkan syarat-syarat tertentu yang telah disampaikan Mesir di masa lalu," tegas Zaki.

Mesir dan Iran telah lama berseteru mengenai sejumlah isu termasuk proses perdamaian Timur Tengah serta hubungan dengan Israel dan Amerika Serikat.
(ita/nrl)


Berita Terkait