Demokrat Optimis Kasus Ampera & Semanggi Tak Ganjal Timur Pradopo

Demokrat Optimis Kasus Ampera & Semanggi Tak Ganjal Timur Pradopo

- detikNews
Selasa, 05 Okt 2010 10:08 WIB
Demokrat Optimis Kasus Ampera & Semanggi Tak Ganjal Timur Pradopo
Jakarta - Calon tunggal Kapolri Komjen Pol Timur Pradopo 'dihadang' kasus rusuh di Jl Ampera Raya dan Semanggi. Namun, Partai Demokrat yakin kasus tersebut bukan batu sandungan bagi pencalonan Timur.

"Insya Allah tidak (mengganjal Timur)," kata Sekretaris Fraksi Partai Demoktrat, Saan Mustopa, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/10/2010).

Menurut dia, Timur sudah menangani serius kasus itu. "Kasus Ampera dia sudah menindak pelakunya. Untuk kasus Semanggi, itu kan baru kasus dan sebenarnya bukan dia sebagai pribadi. Saya yakin ketika dia menjabat banyak sekali yang sudah diselesaikannya," papar anggota Komisi III DPR ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saan mengatakan, Demokrat bukan hanya setuju tetapi akan mengupayakan Timur diterima dan mendapat persetujuan penuh seluruh fraksi di DPR.

Ia menegaskan Setgab Koalisi juga akan mendukung Timur. "Karena kita bergabung dalam koalisi, otomatis Setgab akan mendukung," ujar Saan.

Mabes Polri mendadak melantik Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Timur Pradopo sebagai Kepala Badan Pemeliharan Keamanan (Kabaharkam) dan bintangnya naik jadi tiga pada Senin 4 Oktober 2010.

Promosi ini membuatnya memiliki peluang menjadi Kapolri. Terbukti nama Timur beberapa jam kemudian diumumkan DPR sebagai calon tunggal Kapolri.

Timur Pradopo  lahir di Jombang, Jatim, 10 Januari 1956. Dia merupakan lulusan Akpol 1978. Dia pernah menjadi Kapolres Jakarta Barat pada 1997-1999 saat peristiwa Trisakti dan Semanggi meletus, Kapolres  Jakarta Pusat (1999-2000), dan Kapolwiltabes Bandung  (2001) serta menjadi Kapolda Banten, Kapolda Jabar dan terakhir Kapolda Metro Jaya.

(aan/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads