Staf Logistik Polri Brigadir Jenderal Yuwanto menyebutkan dana Rp 200 miliar yang didapat dari Bank Negara Indonesia (BNI) akan dibagikan kepada tiga satuan kerja di institusi Polri.
"Peruntukannya adalah untuk kendaraan Samapta, pengadaan alat Brimob berupa peralatan penanganan huru hara, dan alat apung untuk Polsek dan Patroli Sungai," ujarnya usai mengikuti penandatanganan perjanjian pinjaman dalam negeri di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (4/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi masing-masing unit berapa dan apanya, ada disatuan kerja," ujarnya.
Yuwanto menjelaskan tentang pemakaian anggaran sebesar itu, kata dia semuanya harus dihabiskan untuk tahun anggaran 2010. Berikutnya sampai dengan 2014, Polri tetap akan mendapatkan jumlah dana yang sama untuk alokasi yang lain.
Catatan lain adalah pengadaan alat utama ini peruntukannya bagi kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Untuk pelaksanaan anggaran Polri tinggal menunggu tahap penandatanganan kontrak dan kemudian melunasi berapa dana yang dibutuhkan.
"Ini disediakan, minimal untuk pemeliharaan keamanan dan hukum sampai Indonesia Timur," tambahnya.
(nia/anw)










































