"Kalaupun jadi dibangun, itu harus disayembarakan. Ini gedung milik rakyat supaya ada sense of belonging, rakyat harus dilibatkan," kata ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Tjatur Sapto Edi.
Hal ini disampaikan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hitung, apakah memang benar diperlukan gedung baru. Seperti Gedung Nusantara V itu masih ada yang belum digunakan," imbuhnya.
Kalaupun pembangunan harus dilakukan, dana yang dikeluarkan jangan terlampau banyak.
"DPR harus menjadi contoh kesederhanaan dalam penggunaan anggaran," imbuh Tjatur.
Hal senada disampaikan oleh ketua Fraksi Demokrat Saan Mustopa. Menurutnya pembangunan gedung DPR harus dilakukan dengan jelas dan terbuka kepada publik.
"Idealnya desain disampaikan kepada publik, siapa saja yang mendesainnya publik tahu bahwa ini dilaksanakan transparan," kata dia.
(ayu/anw)











































