Priyo Tepis Meredupnya Nama Nanan & Imam Karena Ical

Priyo Tepis Meredupnya Nama Nanan & Imam Karena Ical

- detikNews
Senin, 04 Okt 2010 18:44 WIB
Priyo Tepis Meredupnya Nama Nanan & Imam Karena Ical
Jakarta - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menepis kabar meredupnya kans Komjen Pol Nanan Soekarna dan Komjen Pol Imam Soedjarwo menjadi calon Kapolri, karena faktor Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Priyo yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Golkar ini yakin tidak ada kaitan Ical dengan 2 nama itu.

"Enggak ada itu, enggak ada itu," tegas Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/10/2010).

Sebelumnya nama Nanan dan Imam memang santer terdengar. Salah satu di antara mereka diduga kuat bakal menjadi Kapolri. Namun pergerakan terus terjadi. Santer terdengar keduanya bertemu Ical.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, gosip pertemuan yang dilakukan itu yang kemudian disebut-sebut menjadi penyebab meredupnya kans keduanya. Benarkah demikian? Belum diketahui jawaban yang pasti.

Namun belakangan, Istana memang keras mengenai calon Kapolri. Bahkan secara tersamar SBY mengingatkan agar calon kapolri tidak melakukan manuver politik.

Kemudian terakhir muncul nama Komjen Pol Ito Sumardi, dia disebut-sebut sebagai calon Kapolri. Nama Ito muncul sebagai jalan tengah karena 2 calon yang lain Nanan dan Imam meredup. Dikabarkan Ito sudah sudah disetujui Sekgab Koalisi. Namun Priyo menepis hal itu, meski diakuinya nama Ito dengan mudah akan diterima.

"Nggak ada pembicaraan soal itu. Silakan saja presiden menyampaikan calon. Pak Ito Sumardi termasuk yang punya track record jelas, sehingga memudahkan kami di DPR untuk memberikan persetujuan," tutupnya.

Calon Kapolri rupanya tidak berhenti sampai pada Ito. Nama Irjen Pol Timur Pradopo kembali menguat. Dia pun menduduki posisi baru sebagai Kabaharkam yang memiliki pangkat bintang tiga. Bursa calon Kapolri pun kini semakin memanas.
(ndr/fay)


Berita Terkait