"Ya kan banyak masukan, situasi terus berkembang dan belum selesai prosesnya," ujar Menteri Sekretariat Negara Sudi Silalahi di Istana Negera, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (4/10/2010).
Dengan proses yang masih berjalan tersebut, Sudi yakin masih banyak perkembangan-perkembangan yang akan terjadi dalam bursa pencalonan Kapolri ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Sudi menegaskan hari ini presiden batal mengirimkan nama calon Kapolri tersebut. Sudi tidak memberikan waktu yang jelas kapan nama itu segera dikirimkan oleh Istana.
"Saya kira belum hari ini, nah saya kira itu jawaban yang paling tepat. Mungkin belum hari ini," ujar Sudi.
Padahal pagi tadi Ketua DPR Marzuki Alie memastikan nama calon Kapolri itu akan segera tiba sore ini. Bahkan jika nama itu sampai sore ini, Marzuki bersama pimpinan DPR lainnya akan segera membahas dalam rapat pimpinan.
"Memang kemarin waktu pelantikan TNI saat saya bertemu Presiden itu kan dikatakan kira-kira tanggal 3 Oktober. Tapi karena tanggal 3 kemarin itu bertepatan dengan hari libur jadi saya rasa digeser ke hari ini. Saya rasa sore ini baru tiba," ujar Ketua DPR Marzuki Alie.
Calon Kapolri hingga kini masih menjadi spekulasi karena Presiden SBY tak juga menyerahkan calonnya kepada DPR. Bahkan perubahan detik demi detik tampaknya sedang terjadi di Mabes Polri. Bahkan Kapolri Jenderal BHD 'terpaksa' tidak mengikuti sidang kabinet untuk 'urusan dinas' di kantornya.
Dua calon kuat adalah Komjen Pol Nanan Soekarna dan Komjen Pol Imam Sudjarwo. Namun, pada perkembangan terbaru, muncul nama Komjen Pol Ito Sumardi.
(lia/fay)










































