Diminta Usut Kasus Century, KPK diberi Sayur Busuk

Diminta Usut Kasus Century, KPK diberi Sayur Busuk

- detikNews
Senin, 04 Okt 2010 16:44 WIB
Diminta Usut Kasus Century, KPK diberi Sayur Busuk
Jakarta - Hari ini kantor KPK disambangi dua rombongan pendemo. Salah satu dari keduanya meminta lembaga pemberantasan korupsi ini untuk segera mengusut kasus century dan menyerahkan sayur busuk kepada KPK.

Rombongan yang jumlahnya sekitar 25 tersebut menamakan dirinya Generasi Putih. Mereka menuntut penuntasan kasus BLBI dan Century di depan Kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (4/9/2010).

Yang menarik dari aksi mereka ini adalah ketika empat orang perwakilan pendemo, masuk halaman KPK sembari membawa sayur busuk yang di antaranya terdiri dari sawi, wortel dan tomat dalam satu kardus. Kardus tersebut lantas diserahkan kepada salah satu perwakilan dari KPK yang keluar ke halaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sayur-sayur busuk ini kami serahkan ke KPK sebagai tanda bahwa kasus BLBI dan Century makin lama makin melempem, makin melemah. Dan lama-lama menjadi busuk seperti sayur ini," ujar seorang Koordinator Lapangan demonstran bernama Rachman Trio.

Dalam orasinya dari pukul 14.00-15.00 WIB demonstran menilai pengusutan kasus BLBI dan Century di KPK makin lama makin tenggelam. Sehingga kasus tersebut belum juga tuntas. Jika kedua kasus besar tersebut terlalu lama tidak diselesaikan KPK, lama kelamaan akan membusuk.

Sebelumnya, pihak KPK menyatakan bahwa KPK belum berhenti dalam menyelidiki kasus Century. Karena itu, KPK masih terus memeriksa sejumlah saksi.

Tak lama setelah rombongan Generasi Putih meninggalkan kantor KPK, giliran massa yang menamakan dirinya Kaukus Muda Indonesia (KMI) yang beraksi. Dengan membawa bendera berwarna dasar putih mereka menuntut KPK untuk segera mengambil alih kaus Korupsi di BP Migas yang mereka klaim telah merugikan uang negara sebesar Rp. 300,6 milliar.

Berbeda dengan Generasi Putih, masa KMI tidak mengirim perwakilannya untuk masuk ke halaman kantor KPK. Mereka hanya berorasi di luar pagar.

(gah/fay)


Berita Terkait