"Pak Kapolri nanti yang akan menjelaskan," Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Iskandar Hasan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (4/10/2010). Iskandar menjawab itu saat ditanya mengapa sertijab itu sangat mendadak. Iskandar sendiri mengaku tidak tahu menahu. "Kami tidak tahu," katanya.
Iskandar mengatakan, selain Timur, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Sutarman juga dimutasi. Sutarman akan menggantikan Timur sebagai Kapolda Metro Jaya. Kapolda Jabar akan diisi oleh Irjen Pol Parni Parto yang sebelumnya dari BIN.Β Sedangkan Timur menggantikan Komjen Iman Haryatna yang memasuki usia pensiun.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serah terima jabatan akan dilakukan pukul 15.00 WIB, di Mabes Polri. Serah terima jabatan ini tampaknya merupakan jawaban dari tindakan Kapolri yang tiba-tiba meninggalkan sidang kabinet.Β
Kapolri meninggalkan Istana sekitar pukul 11.55 WIB. Padahal Kapolri sekitar pukul 10.00 WIB sudah datang meski sidang kabinet baru dimulai sekitar pukul 11.00 WIBPadahal saat itu Presiden SBY
sedang memberikan sambutan, salah satunya membahas pengelolaan keamanan dan keselamatan transportasi. Sertijab ini melahirkan isu bahwa Timur merupakan calon Kapolri, seiring dengan tak menentunya siapa pengganti BHD.
Presiden SBY tidak juga menyerahkan Kapolri pilihannya ke DPR meskipun dia telah mendapatkan masukan dari Kompolnas dan Kapolri Jenderal BHD. Namun Istana memastikan, nama calon Kapolri pilihan SBY akan diserahkan ke DPR sebelum SBY pergi ke Belanda pada 5 Oktober.
Timur saat ditanya soal kemungkinannya menjadi Kapolri, dia hanya berujar pendek sembari tersenyum,"Terimakasih."
(gus/nrl)











































