Cegah Ngantuk, Jumlah Masinis Harus Ditambah

Cegah Ngantuk, Jumlah Masinis Harus Ditambah

- detikNews
Senin, 04 Okt 2010 13:48 WIB
Cegah Ngantuk, Jumlah Masinis Harus Ditambah
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan PT KA untuk merekrut masinis baru untuk mencegah terjadinya kecelakaan kereta akibat masinis mengantuk. Dengan merekrut masinis baru, sehingga jumlah jam kerja masinis 3 atau 4 jam.

"Ke depan dengan adanya dana yang ada, PT KA harus menambah jumlah masinis. Sehingga dengan jumlah banyak shift-nya bisa 3 atau 4 jam," ujar Menhub Freddy Numberi.

Menhub mengatakan itu di kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (4/10/2010).

Menhub mengatakan, waktu kerja masinis 6 atau 8 jam dinilai cukup melelahkan. Sehingga dengan penambahan personel baru, jam kerja masinis bisa 3 atau 4 jam.

Selama ini, lanjut Menhub, pihaknya hanya memberi rekomendasi calon masinis yang dipilih. Pemilihan tetap dilakukan oleh PT KA.

"Rekrutmen mereka dilakukan PT KA, kita hanya membantu sertifikasi saja," kata Menhub.

Pada Sabtu 2 Oktober kemarin, KA Argo Anggrek menabrak KA Senja Utama tujuan Semarang yang sedang berhenti di Stasiun Petarukan, Pemalang, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Gerbong terakhir KA Senja Utama hancur dan sebuah gerbong lagi terguling.

Kecelakaan maut itu mengakibatkan 34 orang tewas, dan 36 orang luka-luka. Dari total jumlah orang yang luka tersebut, 34 orang menderita luka berat, sedangkan 2 orang mengalami luka ringan.

30 Orang yang mengalami luka berat sudah dirujuk ke RS daerah di Solo, Semarang, dan Surabaya sesuai permintaan keluarga dan korban. Kecelakaan ini karena masinis KA Argo Anggrek mengantuk.
(nik/nrl)


Berita Terkait