Seruan tersebut keluar tidak lama usai Kementrian Luar Negeri Inggris merilis panduan larangan untuk warga Amerika saat mengunjungi Eropa. "Seperti negara-negara besar Eropa lainnya, Prancis dan Jerman menjadi perhatian bahwa adanya ancaman terorisme cukup serius," saran pejabat kemlu Inggris seperti dikutip dari telegraph.co.uk, Senin (4/10/2010).
"Serangan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, termasuk di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh ekspatriat dan wisatawan asing," jelasnya.
Peringatan tentang bahaya terorisme terus meningkat usai pegawai intelijen Inggris mengetahui adanya jaringan terorisme Al-Qaeda yang sedang bergerak minggu lalu. Serangan yang direncanakan dilaporkan menyerupai serangan mematikan bergaya komando seperti di Mumbai, India.
Dua tahun yang lalu, kota-kota di Eropa selain di Perancis dan Jerman juga menjadi sasaran.
Sebelumnya, ancaman bom ditujukan ke Menara Eiffel di Paris, Prancis minggu lalu. Akibatnya, menara terkenal itu sempat dikosongkan pada Selasa, 28 September malam waktu setempat. Ini merupakan ancaman bom kedua kalinya terhadap monumen tersebut dalam dua pekan ini.
Ancaman bom ini terjadi di saat otoritas Prancis tengah meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan serangan teroris di tempat-tempat yang ramai.
(ape/ahy)











































