Informasi pemboyongan Ghazali ke Medan ini diperoleh dari Aidil Akhyar, adik Ghazali yang kebetulan satu pesawat dengan rombongan Ghazali dari Jakarta. Pesawat Garuda GA 182 itu bertolak dari Jakarta sekitar pukul 08.15 dan tiba di Medan sekitar pukul 10.45 WIB, Minggu (3/10/2010).
Kepada wartawan, Aidil menyatakan, Khairul Ghazali bersama tak kurang dari 10 anggota Densus. Termasuk di antaranya Brigjen Pol Tito Karnavian, Kadensus 88 Anti Teror yang berpindah tugas ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Aidil, dia sempat berbicara dengan Tito Karnavian saat tiba di Bandara Polonia Medan. Kepadanya disampaikan bahwa keberadaan Ghazali di Medan untuk dikonfrontasikan dengan anggota kelompok bersenjata yang ditangkap di Kabupaten Sergai, Sumut.
Khairul Ghazali ditangkap dalam operasi yang digelar Densus 88 di Kota Tanjung Balai, Sumut pada Minggu (19/9). Dalam penyergapan di kediaman Ghazali itu, dua orang tewas. Polisi menuduhnya terkait dengan masalah terorisme, namun pihak keluarga yakin Ghazali tidak bersalah.
(rul/vit)











































