"Ayo ayo, ayo PSAD, kita harus menang. Kuingin kita harus menang," teriak suporter kesebelasan TNI AD PSAD B membahana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (3/10/2010).
Ketika PSAD A mendapat kesempatan untuk melakukan tendangan bebas di luar kotak penalti PSAD B, suporter berteriak, "Tidak mungkin, tidak mungkin!"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jepret-jepret! SBY pun membidikkan kameranya ke arah penonton yang penuh semangat itu. Selama semenit SBY sibuk menjepret, setelah itu dia kembali lagi ke kursinya.
Di babak kedua, tidak banyak peluang gol yang tercipta. Meski demikian, pertandingan tetap berjalan sengit. Seorang pemain PSAD B, Ali, terpaksa mendapat kartu merah di babak kedua. Sebab, dia yang sebelumnya telah mengantongi kartu kuning, nekat menjegal lawannya.
Akhirnya skor kacamata kedua kesebelasan berakhir saat pemain PSAD A bernomor punggung 11, Pratu Puji Santoso, menjebol gawang lawan di menit 85. 1-0 untuk PSAD A. PSAD A pun keluar sebagai juara dan berhak mendapat piala bergilir presiden, medali emas dan uang pembinaan Rp 100 juta.
Pertandingan berlangsung dalam guyuran hujan. Namun, menjelang pertandingan usai, hujan sudah berhenti. Di kursi VIP, tampak pula Ibu Negara Ani Yudhoyono serta Wapres Boediono dan istri.
(vit/fay)











































