"Dalam menanggapi pernyataan John Wattilete yang menyebut dirinya sebagai Presiden RMS, Pemerintah Belanda telah menegaskan kepada Pemerintah Indonesia, melalui KBRI di Den Haag, bahwa mereka tidak mengenal (recognize) RMS," kata juru bicara Kemlu, Teuku Faizasyah saat dihubungi detikcom, Minggu (3/10/2010).
Karena itu, sikap RMS tersebut dinilai hanyalah sebagai langkah untuk mencari popularitas. "Kemungkinan hanyalah publisitas RMS," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ndr/mok)










































