"Saya telah melakukan pemantauan sejak dinihari tadi sampai pukul 16.00 WIB. Alhamdulillah tidak ada masalah sejauh ini untuk perjalanan dari Daop Semarang ke Jakarta atau sebaliknya," ujar Kepala Humas KAI Daop I Mateta Rizalulhaq kepada detikcom, Sabtu, (2/9/2010).
Mateta menambahkan, lokasi kejadian yang berada di stasiun Tarukan menjadi 'keuntungan' tersendiri. Pasalnya di stasiun jumlah track lebih banyak dibanding ketika jalur perjalanan.
"Di stasiun Tarukan memiliki tiga track, saat ini lalu lintas di sana menggunakan dua track saja, dan itu sudah cukup. Kalau pun kereta telat, ya cuma sebentar," tandasnya.
KA Argo Anggrek menabrak KA Senja Utama pada sekitar pukul 03.00 WIB dinihari tadi. Sampai sejauh ini 36 orang telah meninggal karena insiden naas tersebut.
Β
Dugaan sementara penyebab kejadian ini adalah lalainya masinis Argo Anggrek yang tidak melihat sinyal yang menyebabkan kereta yang dikemudikannya menghantam keras gerbong terakhir KA Senja Utama.
(mok/lrn)











































