"Untuk korban yang luka-luka biaya akan ditanggung PT KAI sampai sembuh," kata Kahumas Daop IV PT KA Sapto Hartoyo saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (2/10/2010).
Sementara untuk korban tewas, kata Sapto, akan mendapat santunan dari Jasa Raharja. PT KAI telah bekerja sama dengan asuransi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sapto mengatakan hingga saat ini korban tewas akibat kecelakaan ini mencapai 34 orang. Jenazah para korban masih berada di RSUD Ashari. Keluarga belum bisa mengambil jenazah korban karena masih ada sejumlah pemeriksaan dan administrasi.
"Tapi nanti kita secepatnya kita bantu supaya jenazah bisa segera dibawa pulang," kata Sapto.
KA Argo Anggrek menabrak KA Senja Utama yang sedang berhenti di Stasiun Petarukan, Pemalang, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Gerbong terakhir KA Senja Utama hancur dan sebuah gerbong lagi terguling.
Data terakhir menyebutkan, akibat kejadian itu 34 orang tewas. Tidak tertutup kemungkinan, jumlah korban masih terus bertambah karena masih banyak korban yang terjepit di gerbong KA naas itu.
(ken/ndr)










































