"Saya membenarkan bahwa tidak benar ada bentrokan antarwarga seperti yang diberitakan oleh media. Juga tidak ada pemukulan awal oleh warga Ahmadiyah," kata Sekretaris Pers Nasional Jemaah Ahmadiyah Indonesia Zafrullah Ahmad Pontoh di YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (2/10/2010).
Zafrullah mengaku pihaknya diserang 2 kali. Serangan pertama terjadi Jumat 1 Oktober 2010 pukul pukul 19.15 WIB. "Serangan pertama, berhasil kami halau dengan teriakan. Mungkin saja pemukulan berasal dari situ," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikitnya 1 masjid, 5 rumah, 1 mobil dan 2 sepeda motor dibakar. Keterangan dari pengurus Jamaah Ahmadiyah Cisaladam, Kepolisian Resort Bogor baru tiba 1,5 jam setelah penyerangan.
"Kami menuntut Kepolisian dan pemerintah menindaklanjuti penyerangan itu. Penyerangan kepada kami telah terjadi sejak lama dan permasalahan ini tidak kunjung usai," kata Zafrullah.
Seorang pria bernama Rendi ditusuk saat peristiwa itu. Kondisi Rensi sudah membaik. Sedikitnya 5 orang saksi diperiksa. Sebanyak 250 personel polisi diturunkan ke lokasi untuk berjaga.
(aan/ken)











































