"Alat berat didatangkan dari Purwokerto, Semarang, dan Cirebon," kata Kahumas PT KAI Daops IV, Sapto Hartoyo kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (2/10/2010).
Sapto menjelaskan, kecelakaan di Pemalang terhitung besar, karena melibatkan dua kereta. Sebab itu, pihaknya mendatangkan alat berat lebih banyak.
Sapto yang saat ini berada di lokasi kejadian mengatakan, alat berat dari Purwokerto sudah datang. Yang dari Semarang, sudah sampai Comal. Sedangkan yang dari Cirebon, masih diperjalanan.
"Sudah berangkat dari pagi, tapi karena jauh saja, terutama yang dari Cirebon, ya agak telat," tambahnya.
Saat ditanya soal dugaan penyebab kecelakaan, Sapto mengaku enggan berkomentar. "Ini sudah bukan wilayah Daops (IV). Yang nangani KNKT," pungkasnya.
(try/van)











































