"Dengan silahturahmi, kita saling menghargai dan menghormati," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto di Gedung Balai Agung, Jakarta, Jumat (1/10/2010).
Dalam acara ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Timur Pradopo dan Pangdam Jaya Majyen Marciano Noorman juga turut hadir membahas keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang jelas, kekerasan dan perilaku premanisme tidak digunakan lagi, kalau ingin membangun jakarta," ujar Prijanto.
Sementara itu, meski kekerasan marak terjadi, Timur Pradopo justru mengklaim tingkat kriminalitas di Jakarta menurun. Terutama dalam dua bulan terakhir, Agustus dan September.
Untuk bulan Juni dan Juli, terjadi 10.150 tindak kriminalitas. Sementara untuk bulan Agustus dan September, terjadi 7.307 kasus kriminalitas.
"Kalau dipersentase 28 persen," tegasnya.
Sedangkan untuk peristiwa bentrokan di Jalan Ampera, Timur membenarkan jika kualitas kriminalitas meningkat. "Dari sisi kualitas, pada hari itu ada keresahan masyarakat dan pelanggaran hukum, kualitas tingkat kekerasan," pungkasnya.
(mok/van)











































