Seperti dilakoni peserta Aku Cinta Indonesia (ACI) detikcom Calvin Damas Emil dan rekan satu timnya Ida Hendriawati di Sumatera Utara, mereka memilih untuk melakukan wisata sejarah. Calvin dan Ida menggali sejarah Kampung Ambarita dan kebiasaan suku batak.
"Aku sangat terkesan selama di Sumatera, khususnya ketika di Kampung Ambarita. Di sana sejarah dan budayanya bagus banget untuk dipelajari. Aku jadi lebih banyak tahu tentang Kampung Ambarita, karena aku memang suka sejarah,"ujar Calvin ketika dihubungi detikcom, Jumat (1/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak hanya itu saja, setelah mereka melihat tawanannya mabok, lalu mereka akan menyayatnya agar darahnya keluar. Karena mereka percaya bahwa orang yang punya ilmu hitam setelah disayat maka ilmunya akan hilang. Lalu sayatan yang tadi diberi perasan jeruk nipis. Tapi sekarang udah gak lagi kok, karena mereka telah mengenal Tuhan setelah ajaran Kristen masuk," ujarnya lagi.
Berbeda dengan rekan satu timnya, Ida. Ia memilih untuk mempelajari budaya orang Batak.
"Aku ingin membuktikan benar atau tidak kalau orang batak itu jahat, memaksa dan tempramen. Tapi ternyata gak tuh, malah mereka sangat menghargai dan menjunjung tinggi perempuan. Hal itu dibuktikan dari simbol-simbol seperti empat payudara wanita dan lambang cicak di depan rumah adat. Cicak tersebut melambangkan kesuburan dan membuktikan bahwa dapat hidup dimana pun. Lambang cicak tersebut pun menuju ke arah empat payudara wanita," jelas Ida.
"Kalau orang batak itu terkesan memaksa, memang itu sudah jadi budaya bagi pedagang di sana kali ya. Sebenarnya bukan maksa, mereka merajuk agar dagangannya dibeli. Mungkin itu kali ya yang kedengarannya sedikit 'maksa'. Aku punya pengalaman lucu waktu aku ke pasar tradisional di sana. Hampir semua toko yang ada disana aku beli. Gak tega juga sih dengar mereka merajuk. Ya sudah akhirnya aku beli gelang saja. Harganya cukup mahal satunya Rp 40.000, tapi aku tawar saja jadinya Rp. 15.000 deh. Ida gitu loh," ujar Ida sambil tertawa.
Pengalaman lengkap Calvin dan Ida serta Peserta ACI dapat dilihat di Jurnal Petualang ACI.
Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian,
Garuda Indonesia, dan Optik Seis.
(lom/lom)











































