"Orang menilai sah-sah saja, kita tidak alergi," kata Wasekjen PPP Rohmahurmuzy sebelum menghadiri acara Halal Bihalal PPP di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Jumat (1/10/2010).
Pria yang akrab disapa Romi ini berpandangan justru anggota DPR cukup banyak kemajuan. DPR periode ini juga menurutnya lebih transparan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Fraksi PPP, Hasrul Azwar juga tidak masalah dengan penilaian beberapa LSM tentang kinerja anggota dewan saat ini. Yang jelas penilaian itu harus punya indikator yang jelas.
"Saya pikir tolak ukurnya harus punya indikator yang jelas," kata Hasrul.
DPR mempunyai tiga fungsi utama yaitu soal anggaran, pengawasan dan legislasi. Jika tolak ukur kinerja dari legislasi, menurut Hasrul, tidak bisa lantas dikatakan gagal walaupun dari 70 RUU baru 8 yang selesai dibahas.
"Bahas undang-undang itu tidak mudah, masih ada waktu empat tahun lagi," ujar dia.
Hasrul berpendapat, citra buruk yang saat ini terus menimpa anggota DPR juga tidak perlu ditanggapi sinis karena masih banyak anggota yang sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat.
"Dari anggota DPR pun salah. Tapi masih ada yang bagus walaupun prestasinya kecil tapi masih bisa dilihat," kata anggota Komisi XI DPR ini.
(lia/aan)











































