Bentrok Warga Merebak Karena Aparat Tak Lagi Dipercaya

Bentrok Warga Merebak Karena Aparat Tak Lagi Dipercaya

- detikNews
Jumat, 01 Okt 2010 15:12 WIB
Jakarta - Bentrok antar warga kembali merebak di sejumlah tempat. Mulai dari Jakarta hingga Tarakan, Kalimantan Timur. Ditengarai faktor kepercayaan kepada aparat yang luntur menjadi salah satu penyebab. Warga lebih percaya kepada penyelesaian dengan kekerasan.

"Kepercayaan kepada aparat luntur, sehingga mereka menyelesaikan sendiri," kata mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto saat dihubungi detikcom, Jumat (1/10/2010).

Dia memberi contoh, misalnya untuk persoalan di lingkungan tetangga, warga yang percaya kepada RT dan RW tentu akan melapor kepada dua pimpinan di organisasi itu kalau ada persoalan yang muncul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu warga kalau masih percaya kepada RT dan RW, tetapi kalau tidak mereka akan mengambil tindakan sendiri, itu seperti yang terjadi sekarang, kalau mereka percaya hukum tentu lapor petugas," terangnya.

Karena itu dia tidak percaya kalau bentrokan antar warga yang terjadi karena ada yang mendesain. "Kemiskinan dan kehilangan kepercayaan kepada institusi hukum, termasuk kepada pengadilan. Misalnya pencuri ayam bisa dihukum lebih berat dibanding koruptor," tutup Endriartono.

(ndr/vit)


Berita Terkait