Nopol Motor Milik Kelompok Bersenjata Tidak Ada yang Palsu

Kontak Senjata di Tebing Tinggi

Nopol Motor Milik Kelompok Bersenjata Tidak Ada yang Palsu

- detikNews
Jumat, 01 Okt 2010 14:03 WIB
Medan - Aparat Kepolisian mengamankan 5 sepeda motor milik kelompok bersenjata yang terlibat baku tembak dengan polisi di kawasan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Identifikasi sementara, 5 sepeda motor itu menggunakan nomor polisi yang asli.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Syafruddin menyatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku, dan pada saat yang bersamaan juga mengembangkan penyelidikan.

Sepeda motor yang ditemukan itu merupakan salah satu barang bukti yang dijadikan pedoman untuk penyelidikan di antaranya jenis Yamaha RX King dan Vega R.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nomor polisinya asli, semua sepeda motor itu jadi sedang dikembangkan," kata Brigjen Pol Syafruddin kepada wartawan, Jumat (1/10/2010) di Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, sekitar 60 kilometer dari Medan.

Syafruddin mengatakan, dalam kontak tembak yang terjadi antara polisi dengan komplotan tersebut, salah seorang tersangka terkena tembakan. Namun kawanan tersebut berhasil membawanya pergi.

Kontak senjata sempat terjadi dengan polisi di Jalan Setia Budi, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Tebing Tinggi pada Kamis 30 September 2010 sore.

Sebelumnya, anggota Polres Tebing Tinggi sempat baku tembak dengan komplotan tersebut pada Kamis sore di kawasan Simpang Brohol Kota Tebing Tinggi. Polisi sempat meletuskan satu kali tembakan, dan dibalas dengan satu kali tembakan. Namun tidak ada yang menjadi korban dari tembakan tersebut.

Kejadian itu bermula dari laporan yang diterima polisi tentang aktivitas sekelompok orang yang mencurigakan di kawasan hutan Gunung Pamela, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai. Mereka sudah beberapa hari di sana. Atas informasi tersebut, beberapa polisi mencoba menelusuri hingga kemudian terjadi baku tembak saat bertemu dengan komplotan tersebut.
(rul/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini