Kapolsek Dolok Masihul Sumut Tembak Anggota Kelompok Bersenjata

Kapolsek Dolok Masihul Sumut Tembak Anggota Kelompok Bersenjata

- detikNews
Jumat, 01 Okt 2010 11:55 WIB
Medan - Dor! Dor! Baku tembak antara Kapolsek Dolok Masihul, Sumut dengan sekelompok orang bersenjata tiba-tiba memecah keheningan malam Jalan Raya Dolok Masihul, Sumut. Tembakan pertama kelompok bersenjata itu diarahkan ke Kapolsek namun meleset. Kapolsek pun membalas. Satu dari 14 orang bersenjata laras panjang itu tertembak.

"Saat di Jl Raya Dolok Masihul, Kapolsek berpapasan dengan mereka. Mereka menembak Kapolsek tapi meleset. Kedua (tembakan) kena radiator mobil Polsek. Kapolsek membalas. Kemungkinan besar salah satu di antara mereka terkena. Kalau nggak di perut ya di pinggul," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar saat dihubungi detikcom, Jumat (1/9/2010).

Baharudin menceritakan kronologi peristiwa baku tembak ini. Peristiwa bermula dari informasi masyarakat, kalau ada sekelompok orang yang melakukan aktivitas mencurigakan. Kemudian anggota menelusuri informasi masyarakat tersebut dan mengamati sekelompok orang tersebut. Setelah yakin kalau sekelompok orang ini mempunyai tindak tanduk terhadap tindak kriminal, anggota meminta bantuan ke Polsek Sipispis, Tebing Tinggi, untuk melakukan penggerebekan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Turun ke lokasi di sana awalnya pertama kali terjadi penembakan. Sekitar pukul 19.00 WIB bergerak.  Pukul 19.15 WIB anggota mengeluarkan tembakan peringatan, tapi mereka melarikan diri," jelasnya.

Baharudin mengatakan, sekelompok orang tersebut kemudian mengeluarkan tembakan balasan 2 kali. Mereka lantas melarikan diri ke pos perbatasan retribusi antara Tebing Tinggi dan Serge Dolok Masihul dengan menggunakan 7 sepeda motor. Ketika berada di pos retribusi tersebut, salah satu sepeda motor tiba-tiba mengalami gangguan.

"Yang Yamaha RX King nggak bisa jalan. Terus ditinggal tapi mereka ambil kendaraan Toni, petugas retribusi, motornya Mio. Mereka takut-takuti Toni dengan menembak ke arah kaki Toni 2 kali. Lalu ambil motornya," ungkapnya.

Setelah mengambil sepeda motor Mio, sekelompok orang yang tidak bisa dikenali wajahnya ini berlari menuju Jl Raya Dolok Masihul. Di jalan raya tersebut, mereka berpapasan dengan Kapolsek Dolok Masihul yang sudah berjaga-jaga. Baku tembak pun terjadi. Tembakan pertama diarahkan pelaku ke arah Kapolsek namun meleset. Tembakan kedua dikeluarkan lagi dan mengenai radiator mobil Kapolsek. Melihat hal itu, Kapolsek pun membalas tembakan pelaku dan mengenai seorang di antaranya. Meski melukai seorang di antaranya, pelaku tetap melarikan diri ke arah semak-semak Pasar Kemis, Dolok Masihul.

"Saat bersamaan, Brimob sedang melakukan penyisiran di sekitar Pasar Kemis. Bertemu dengan mereka. Mereka lari ke belakang rumah masuk ke kebon sawit. Setelah di kebon sawit Brimob menyisir dan menemukan motor Mio milik Toni," katanya.

Hingga kini, lanjut Baharudin, pengejaran dan pengepungan masih terus dilakukan. Deli Serdang tembusan dari semak-semak kebon sawit tersebut sudah dikepung polisi. Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno sudah membagi tim pengepungan di lokasi secara langsung.

"Itu tembusnya ke Serge dan Deli Serdang. Kapolda sudah berada di lokasi membagikan tim untuk mengepung," tukasnya. (gus/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini