"Mana mungkin kalau mau melakukan peledakan bawa-bawa surat wasiat dan uang, itu tidak mungkin," kata eks anggota JI Farihin saat berbincang di Jakarta, Jumat (1/10/2010).
Ahmad pun disebutkan, kemungkinan hanya merupakan simpatisan biasa. "Dia mungkin hanya ikut mengaji saja," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa kira-kira yang mengajari Ahmad? "Itu kan ada kelompok seperti itu, tapi dia itu hanya amatiran," tutupnya.
Ahmad diketahui dengan menaiki sepeda meledakkan bom berdaya ledak rendah di Kalimalang, Bekasi, Kamis pagi. Polisi kemudian membawa Ahmad ke RS Polri Kramat Jati, dia menderita luka di wajah, leher, dan mengalami patah tangan. Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang, surat wasita, dan pecahan bom antara lain paku.
(ndr/ken)










































