"Ada hubungan sebab akibat yang sangat kuat antara gempa Kaimana dengan gempa di wilayah dunia lainnya," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial, Andi Arief, kepada detikcom, Kamis (30/9/2010).
Menurut Andi, wilayah yang makin dekat dengan epicenter Kaimana, waktu terjadinya peningkatan seismic makin cepat sedangkan wilayah yang makin jauh dengan epicenter Kaimana, waktu terjadinya peningkatan seismic makin lambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk efek dari gempa Kaimana wilayah yang makin kuat hubungan lempeng dengan lempeng epicenter Kaimana, waktu terjadinya peningkatan seismic akan makin cepat.
Makin lambat terjadinya peningkatan seismic secara mendadak dan besar karena diperlukan waktu rambat untuk menggeser atau bergerak dari lempeng ke lempeng yang bersebelahan.
"Rantai gempa dunia, efek domino gempa," tandasnya.
Sebelumnya, BMKG melansir terjadi gempa 7,4 SR di 141 km Tenggara Kaimana dengan kedalaman 25 Km. Peringatan potensi gelombang tsunami dikeluarkan. Lalu terjadi 3 gempa susulan dengan kekuatan rata-rata 5 SR. Saat gempa makin melemah, peringatan tsunami itu dicabut kembali. (did/mad)











































