"Yang penting bagi calon Jaksa Agung adalah harus berintegrasi tinggi. Itu syarat utamanya," terang Todung di sela-sela acara peluncuran situs www.srimulyani.net di hotel Nikko Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2010).
Menurut mantan anggota pansel KPK ini, Jaksa Agung memang dituntut mengerti persoalan hukum dan memiliki jaringan yang kuat. Namun menurutnya hal itu bisa dibantu dengan staf yang handal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Todung, korps Adiyaksa sedang mengalami krisis kepercayaan dari masyarakat. Kejaksaan sudah dipandang sebagai lembaga yang kotor, sehingga perlu figur calon Jaksa Agung yang bisa mengkounter pandangan itu.
"Dengan calon yang berintegritas tinggi kepercayaan masyarakat bisa dipulihkan. Dan ini penting untuk kejaksaan," terangnya.
Saat ditanya, siapa calon yang paling pantas menduduki kursi Adiyaksa 1,Todung pun enggan menjawab.
"Soal siapa yang pantas, itu sepenuhnya hak prerogatif presiden. Yang jelas, mau dari internal atau eksternal dia harus memiliki integritas," imbuhnya.
(her/mad)











































