Merasa Jadi Target Teroris, Polri Minta Semua Jajarannya Waspada

Merasa Jadi Target Teroris, Polri Minta Semua Jajarannya Waspada

- detikNews
Kamis, 30 Sep 2010 19:45 WIB
Merasa Jadi Target Teroris, Polri Minta Semua Jajarannya Waspada
Jakarta - Sejak insiden penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, Sumatera Utara dan terakhir aksi pengeboman yang dilakukan Ahmad di Kalimalang membuat Polri waspada. Mabes Polri meminta agar jajarannya lebih siap menghadapi kemungkinan serangan teroris berikutnya.

"Kalau dilihat dari suratnya, memang kita jadi target. Kita minta jajaran Polri untuk siap menghadapi ini," ujar Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (30/9/2010).

Iskandar mengatakan, aksi pengeboman yang dilakukan Ahmad dengan membawa sepeda merupakan modus baru. Ia juga menduga serangan-serangan berikutnya masih ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira masih ada (serangan). Ini peringatan buat kita semua," jelasnya.

Iskandar menambahkan, surat berisi ancaman yang ditemukan di saku Ahmad mengindikasikan bahwa kelompok teroris masih ada dan akan beraksi kembali. "Besar kemungkinan kalau kita lihat dari kata-kata dalam surat itu membuat kita agar lebih waspada," imbuhnya.

"Tapi kalau dilihat dari kekuatan ledaknya saya lihat kalau ini kecil, amatiran," tambahnya.

Ahmad mengendarai sepeda dengan membawa tas hitam, yang merupakan bom rakitan berisi paku, mesiu, karbit, paralon, dan benda lainnya. Bom rakitan itu meledak di kawasan Jl Kalimalang, depan Pasar Sumber Arta sekitar pukul 08.00 WIB.

Setelah bom meledak, Ahmad mencoba kabur namun keburu tertangkap polisi. Dia lalu dilarikan ke RS Kramatjati karena terluka parah. Di dalam tubuh Ahmad, polisi menemukan "surat wasiat" yang berisi pesan bahwa AH beraksi untuk memberi balasan pada 'sekutu setan'.

Diduga Ahmad menargetkan polisi sebagai sasaran ledakan. Saat Ahmad masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU. (ape/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads