Demikian disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kuta Komang Graha Wicaksana, Kamis (30/9/2010).
"Tahun 2010 tidak ada peringatakan peledakan bom Bali 2002 dan 2005 karena desa menggelar ritual upacara Ngusabha di Pura Desa Adat Kuta," kata Graha.
Upacara Ngubasa Desa Kuta ini gelar pada rentang waktu 10 Oktober hingga 2 November 2010. Puncak upacara digelar pada 22 Oktober 2010.
Sejak bom Bali 2002, masyarakat Kuta selalu menggelar peringatan bom Bali di Monumen Bom Bali, Jl Legian, Kuta.
Puluhan keluarga korban selalu melakukan persembahyangan di monumen tragedi bom Bali baik secara perseorangan atau kelompok pada janda bom Bali.
"Meskipun Desa Adat Kuta tidak menggelar peringatan namun tetap memfasilitasi dan memberikan keamanan kepada keluarga korban yang melakukan persembahyang atau penghormatan di monumen," kata Graha.
Graha menambahkan, Desa Adat Kuta akan kembali menggelar peringatan bom Bali pada tahun mendatang.
(djo/djo)











































