Anti dan Nonadita Jadi Penambang di Sawahlunto

Aku Cinta Indonesia (ACI)

Anti dan Nonadita Jadi Penambang di Sawahlunto

- detikNews
Kamis, 30 Sep 2010 14:06 WIB
Anti dan Nonadita Jadi Penambang di Sawahlunto
Sawahlunto - Kinanti Desyva dan Anandita Puspitasari melanjutkan petualangan wisata mereka dalam program Aku Cinta Indonesia (ACI) detikcom di Sawahlunto. Kali ini Anti dan Nonadita harus menjadi "penambang batubara".

Seperti beberapa tempat yang sudah mereka kunjungi, pengalaman di Sawahlunto memberi kesan istimewa bagi Anti dan Nonadita. "Menyenangkan sekali pas sampai di sini. Sawahlunto kotanya bagus dan aku sangat terkesan," ujar Anti dengan bahagianya ketika dihubungi detikcom, Kamis (30/9/2010).

"Kota tua yang indah, banyak banget bangunan peninggalan Belanda yang masih bagus," timpal Nonadita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain bangunan tua, mereka juga sempat masuk ke dalam Lubang Suro yang merupakan bekas penambangan batubara. "Aku masuk ke dalam lubang, namanya Lubang Suro. Dulu itu terowongan tapi hampir mirip kaya goa karena di pinggir kiri kanannya masih terdapat batu bara. Selain itu didalamnya juga terdapat ruangan-ruangan, bahkan katanya dulu pernah ditemukan tulang belulang manusia," tutur Anti dengan antusiasnya.

"Yang paling bikin aku berkesan adalah pas masuk ke lubang ini harus menggunakan pakaian seragam penambang lengkap, mulai dari helm, sepatu bot sama baju penambang. Jadi kaya penambang aja kita, seru banget deh pokoknya," lanjut Anti lagi.

"Iya di Lubang Suro aku exciting banget. Berasa kaya jadi penambang sesaat saja jadinya pas berada di dalam lubang tambang," ujar Nonadita. "Apalagi ada cerita mistisnya juga," sambung Nonadita lagi.

Cerita-cerita tentang pengalaman para peserta ACI detikcom dapat disimak di Jurnal Petualang ACI.

Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian,
Garuda Indonesia, dan Optik Seis.

(lom/lom)


Berita Terkait