"Dia sudah meninggal dunia. Memang waktu dibawa ke rumah sakit masih hidup," kata Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto Soeto dihubungi wartawan, Kamis (30/9/2010).
Ahmad apa terkait jaringan teroris? Kelompok mana? "Belum tahu. Ini masih dikembangkan," jawab Marwoto.
Ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Ledakan itu terjadi di belakang AKP Heri yang sedang mengatur lalu lintas. Ahmad membawa bom di tasnya sembari menuntun sepeda onthel. Dia menerita luka parah dan patah tulang. Saat ini pria yang ditaksir berusia 30 tahun itu dirawat di RS Kramatjati Polri, Jaktim.
Ahmad berciri gempal dan berkumis serta berjenggot. Usianya ditaksir 30-an tahun. Pesan tertulis yang ditemukan darinya adalah pembalasan pada mereka yang disebutnya "sekutu setan."
(aan/nrl)











































