Mardigu: AH Pemain Tunggal, Cuma Beri Kode Jaringan Teroris Bekasi Masih Ada

Mardigu: AH Pemain Tunggal, Cuma Beri Kode Jaringan Teroris Bekasi Masih Ada

- detikNews
Kamis, 30 Sep 2010 13:33 WIB
Mardigu: AH Pemain Tunggal, Cuma Beri Kode Jaringan Teroris Bekasi Masih Ada
Jakarta - Korban sekaligus pelaku ledakan bom rakitan di Kalimalang, AH, diduga pemain baru dalam jaringan teroris di Indonesia. AH tidak termasuk orang dalam daftar pencarian orang (DPO) Densus 88. Dia diduga pemain tunggal.

"Dia bukan DPO tapi dia termasuk nama orang-orang yang terindikasi ke arah sana. Ini pemain tunggal dan baru," ujar pengamat teroris Mardigu WP saat dihubungi detikcom, Kamis (30/9/2010).

Menurut Mardigu, tujuan bom bunuh diri AH diduga hanya ingin menunjukkan eksistensi dirinya dan belum ada hubungannya dengan jaringann teroris lainnya. Namun bisa jadi, AH melakukan bom bunuh diri tersebut untuk memberikan suatu kode kepada jaringan teroris lainnya kalau jaringan Bekasi masih ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang belum ada koneksinya. Tapi bisa jadi dia menunjukkan eksistensinya semacam memberikan kode ke yang lain, oh jaringan Bekasi ini masih ada," jelasnya.

Mardigu sedang menganalisis keterlibatan dan hubungan AH dengan jaringan teroris. Mengenai cara AH melakukan bom bunuh diri dengan sepeda onthel, tidak ada hubungannya dengan modus baru pengeboman.

"Bukan alat transportasinya. Pelaku hanya ingin menebar teror. Ini semacam kodelah," jelasnya.

Sebelumnya pelaku bernama AH mengendarai sepeda onthel dengan membawa tas hitam, yang merupakan bom rakitan berisi paku, mesiu, karbit, paralon, dan benda lainnya. Bom itu meledak di kawasan Jl Kalimalang, dekat Pasar Sumber Artha sekitar pukul 08.00 WIB.

Setelah bom meledak, AH mencoba kabur namun keburu tertangkap polisi. Dia lalu dilarikan ke RS Kramatjati karena terluka parah. Di dalam tubuh AH, polisi menemukan "surat wasiat" yang berisi pesan bahwa AH beraksi untuk memberi balasan pada "sekutu setan."

(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini