Pengebom Times Square New York Rencanakan Serangan Kedua

Pengebom Times Square New York Rencanakan Serangan Kedua

- detikNews
Kamis, 30 Sep 2010 13:34 WIB
Pengebom Times Square New York Rencanakan Serangan Kedua
New York - Para jaksa AS tengah mengupayakan hukuman seumur hidup bagi Faisal Shahzad, warga AS kelahiran Pakistan, yang mencoba meledakkan bom mobil di Times Square, New York, AS. Apalagi karena ternyata pria berumur 30 tahun itu telah merencanakan serangan kedua.

Shahzad mengaku bersalah pada Juni lalu atas percobaan pengeboman 1 Mei lalu di Times Square, Manhattan, New York. Dia ditangkap dua hari kemudian di atas pesawat bertujuan Dubai, hanya beberapa menit sebelum pesawat bertolak dari Bandara Internasional John F. Kennedy, New York.

Shahzad mengaku mendapat pelatihan soal pembuatan bom dari kelompok Taliban Pakistan, yang dinamakan Tehrik-e-Taliban Pakistan. Dikatakannya, kelompok tersebut mendanai pengeboman yang gagal itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut berkas-berkas pengadilan yang dirilis ke publik, Shahzad mengatakan pada para penyidik bahwa dia berpikir bomnya akan menewaskan setidaknya 40 orang. Dia juga mengaku telah merencanakan untuk melakukan serangan bom kedua sekitar dua pekan kemudian. Target serangan kedua itu disebutkan dalam berkas tersebut.

Para jaksa menuturkan, Shahzad menggunakan Internet untuk mempelajari Times Square sebagai upaya memaksimalkan kerusakan. Dia juga berkonsultasi dengan para militan di Pakistan selama proses perakitan bom.

Dalam berkas pengadilan disebutkan, Shahzad menggunakan Internet untuk mengakses situs-situs yang memberikan gambaran mengenai berbagai lokasi di Times Square. "Situs-situs itu memungkinkan Shahzad menentukan daerah mana di Times Square yang menarik pengunjung paling banyak dan waktu ketika daerah-daerah itu paling ramai," demikian disebutkan dalam berkas pengadilan.

Vonis hukuman terhadap Shahzad akan diputuskan di pengadilan federal Manhattan pada 5 Oktober mendatang.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini