Shahzad mengaku bersalah pada Juni lalu atas percobaan pengeboman 1 Mei lalu di Times Square, Manhattan, New York. Dia ditangkap dua hari kemudian di atas pesawat bertujuan Dubai, hanya beberapa menit sebelum pesawat bertolak dari Bandara Internasional John F. Kennedy, New York.
Shahzad mengaku mendapat pelatihan soal pembuatan bom dari kelompok Taliban Pakistan, yang dinamakan Tehrik-e-Taliban Pakistan. Dikatakannya, kelompok tersebut mendanai pengeboman yang gagal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para jaksa menuturkan, Shahzad menggunakan Internet untuk mempelajari Times Square sebagai upaya memaksimalkan kerusakan. Dia juga berkonsultasi dengan para militan di Pakistan selama proses perakitan bom.
Dalam berkas pengadilan disebutkan, Shahzad menggunakan Internet untuk mengakses situs-situs yang memberikan gambaran mengenai berbagai lokasi di Times Square. "Situs-situs itu memungkinkan Shahzad menentukan daerah mana di Times Square yang menarik pengunjung paling banyak dan waktu ketika daerah-daerah itu paling ramai," demikian disebutkan dalam berkas pengadilan.
Vonis hukuman terhadap Shahzad akan diputuskan di pengadilan federal Manhattan pada 5 Oktober mendatang.
(ita/nrl)










































